4 Sep 2011

Wisata Bahari NTT Menggiurkan

Laporan Devis Karmoy, Biro Makassar
Makassar, NTT Online - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) benar-benar memiliki sejuta “mutiara” dan harapan terhadap peningkatan devisa bangsa Indonesia, mengapa tidak? Hal tersebut dapat dibuktikan dengan satu-satunya provinsi yang memiliki hewan (komodo) terlangkah  dimuka bumi ini yang kini gencar dipromosikan oleh kementerian Pariwisata dan Kebudayaan, sebab komodo merupakan New 7 Wonder (N7W) yang hingga saat ini masih berada pada posisi ke-7 dimuka bumi.
Tentu hal tersebut merupakan “mutiara” yang cukup membanggakan bagi generasi NTT saat ini dan yang akan datang, meski demikian ada banyak hal yang harus dibenahi untuk mengembalikan imej terhadap provinsi yang dulu (dan hingga kini) terkenal dengan sebutan nusa cendana.

Hal tersebut turut pula diakui oleh Ketua Badan Promosi Pariwisata dan Pengembangan Masyarakat (BKP3M) provinsi Sulawesi selatan, Niko B Pasaka saat ditemui wartawan dikediamannya, Senin (15/08). Sekto pariwisata khususnya wisata bahari di NTT menurut Niko, sangat menjanjikan bagi pihak investor untuk melakukan investasi disana, khususnya di kawasan timur Indonesia (KTI).
“Wisata bahari di sumba, alor, flores dan kupang sangat bagus dan itulah sektor unggulan yang ada disana. Yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia bahkan di luar negeri.” Ungkap mantan ketua Association Indonesia Tour and Travel Sulawesi selatan, malam tadi.

Niko Pasaka mengakui sector bahari di Nusa Tenggara Timur sangat besar peluangnya bagi investor untuk berinvestasi, hanya saja menurut Niko pemerintah daerah perlu menggali dan terus mengangkat potensi bahari tersebut agar dapat menjadi “magnet” bagi dunia investor.
“Pemerintah daerah, para bupati di NTT harus giat mengangkat potensi-potensi (bahari) yang ada disana, supaya pihak pemerintah pusat bisa mendorong mengetahui kekayaan alam tersebut,” kritiknya. Namun demikian, ketua BP3M sulsel ini berniat membantu pemerintah daerah (NTT) untuk “menjual” pariwisata bahari NTT kepada para investor yang kini sedang bersama dirinya membangun infrastruktur diberbagai daerah di kawasan timur Indonesia.
“Kami siap membantu pemerintah NTT untuk mengembangkan potensi wisata baharinya, asalkan gubernur dan bupati serta para kepala dinas (leading sektor) mau bekerjasama. Dan untuk membangun NTT tidak hanya sendiri-sendiri saja, tetapi membutuhkan banyak pihak.” Cetus Niko B Pasaka yang mengaku telah sering berdiskusi dengan kepala dinas pariwisata NTT dan ketua PHRI NTT.

sumber : nttonlinenews


Related Articles/Artikel Terkait



2 komentar:

Post a Comment