15 Sep 2011

Dubes Amerika: Mayoritas Warga AS Dukung Keberadaan Masjid

Berdasarkan survei, sebanyak 75 persen masyarakat Amerika Serikat menanggapi positif keberadaan masjid di negaranya. Demikian dikatakan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Scot Marciel, saat memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri  Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (15/9).
“Di Amerika Serikat jumlah masjid sudah mencapai 2.000 masjid dan muslim Amerika Serikat memiliki hak yang sama layaknya warga lain,” tegasnya.
Tanggapan positif itu, imbuh Marciel, tak hanya berlaku bagi keberadaan masjid saja, tapi juga tempat beribadah bagi agama lainnya, seperti vihara, sinagog, gereja, kuil, dan tempat ibadah lainnya,” katanya.
Meski begitu, ia mengakui ada sebagian kecil dari masyarakat Amerika Serikat yang berpandangan radikal terkait agama. Begitu pun halnya di Indonesia. “Dan biasanya mereka itu yang kerap di-blow up media sehingga suara mereka lebih lantang,” tambahnya.
Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat sebanyak 90% Muslim di Amerika Serikat mengaku merasa dihargai sebagai warga negara. Bahkan, umat muslim di Amerika Serikat tidak tinggal di kelompok khusus, tapi berbaur dengan warga lainnya.
Menurutnya, kebebasan beragama bagi seluruh warga sangat dijunjung tinggi di Amerika Serikat. Setiap warga negara mendapatkan kemerdekaan sepenuhnya dalam memeluk agama, tanpa ada intervensi dari pemerintah.
“Banyak penduduk dunia yang lari ke Amerika untuk mendapatkan kebebasan beragama, karena di Amerika Serikat seluruh warganya memiliki kemerdekaan untuk beragama dan kebebasan dalam mengekspresikan cara beribadah mereka masing-masing,” tuturnya. (ANTARA/INILAH).*


Related Articles/Artikel Terkait



0 komentar:

Post a Comment