25 Jun 2010

Hadist Qudsi Bagian Kedua

Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada ALLAH dengan sebenar-benarnya taqwa kepada-NYA; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama islam (QS. Ali Imran :102)

* Ancaman Terhadap Orang yang Bersifat takabur

Jauhilah olehmu sifat takabbur, karena sesungguhnya bila seorang hamba tetap dengan sikap takaburnya niscaya ALLAH berfirman, "Catatlah olehmu hamba-KU ini termasuk ke dalam golongan orang-orang yang sewenang-wenang!!." (Diketengahkan Oleh Abu Bakar ibnu Laal di dalam kitab Makarimul Akhlaknya, Abdul Ghani ibnu sa'id di dalam kitab Idhahul Isykal, ABu DAud, Tirmizi, nasai dan IbnuMajah melalui Abu Umamah ra.)


* Perdebatan Antara Surga dan Neraka

Surga dan neraka saling berbantahan.Surga mengatakan, "Yang masuk kepadaku hanyalah orang-orang yang lemah dan orang-orang yang miskin." Neraka mengatakan, ' Yang Masuk kepadaku hanyalah orang-orang yang sewenang-wenang dan orang-orang yang bersifat sombong." MAka ALLAh berfirman kepada neraka, "KAmu adalah azab-ku, Ku menyiksa denganmu siapa saja yang aku kehendaki." DAn Allah berfirman kepada surga, " Kamu Adalah rahmat-Ku, aku merahmati denganmu siapa saja yang aku kehendaki." (Diketengahkan oleh Tirmizi yang dinilainya kalau tidak hasan berarti Shahih melalui Abu Hurairah ra.)

* keutamaan Orang yang suka Berzikir dan takut kepada Allah

Keluarkanlah dari neraka siapa yang pernah berzikir menyebut nama-Ku di suatu tempat.(Diketengahkan oleh Tirmizi melalui Anas ra.)

Orang yang terakhir masuk surga adalah seorang laki-laki yang terkadang jalan kaki, terkadang merangkak dan terkadang tertamparoleh api neraka. Manakala telah melintasi neraka, ia menengok kearah neraka dan berkata, "Mahasuci ALLAH yang telah menyelamatkan diriku darimu. Allah telah memberiku sesuatu yang belum pernah diberikan-NYA kepada siapa pun, baik dari kalangan orang-orang terdahulu maupun orang-orang yang terkemudian." Lalu diperlihatkan kepadanya sebuah pohon dan ia pun berkata, " Ya Allah dekatkanlah diriku padanya agar aku dapat berteduh di kerindangannya dan minum dari airnya." ALLAh berfirman, "Wahai anak Adam, jika aku berikan pohon itu kepadamu barangkali kamu akan meminta kepada-Ku permintaan yang lainnya.
Laki-laki itu menjawab, "tidak, wahai ALLAH, "lalu ia berjanji kepada-NYa bahwa dirinya tidak akan meminta hal yang lainnya(perawi Ibnu Mas'ud ra) mengatakan bahwa Rabb mema'afkannya karena ia melihat sesuatu yang tiada kemampuan baginya untuk bersabar terhadapnya, maka ALLAh mendekatkannya ke pohom itu, sehingga dapat berteduh di bawah kerindangannya dan minum air darinya. Setelah itu ALLAh memperlihatkan pohon lain yang lebih indah daripada yang pertama. Laki-laki itu berkata, "wahai Allah dekatkanlah daku ke pohon ini agar aku dapat meminum airnya dan dapat berteduh di bawah kerindangannya. aku tidak akan meminta kepada-Mu hal yang lainya." Allah berfirman, "Wahai anak Adam bukankah kamu telah berjanji kepada-Ku tidak akan meminta selain pohon yang tadi??

Selanjutnya ALLAh berfirman, "Barangkali jika kudekatkan kamu ke pohon ini, nanti kamu akan meminta yang lainnya lagi kepada-Ku." Ia pun berjanji tidak akan meminta selain itu, dan RABB mema'afkannnya karena ia melihat sesuatu yang tidak mampu baginya bersikap sabar terhadapnya, maka ALLAh mendekatkannya ke pohon itu, sehingga ia dapat berteduh di bawah kerindangannya dan minum dari airnya. Kemudian Allah memperlihatkan kepadanya sebuah pohon yang terletak di sisi pintu surga. Pohon tersebut lebih indah daripada dua pohn yang sebelumnya tadi. Maka laki-laki itu berkata, "wahai Allah, dekatkanlah aku ke pohon ini agar aku dapat berteduh di bawah kerindangannya dan minum airnya, aku tidak akan meminta selain itu." Allah berfirman, "Wahai anak Adam bukankah telah berjanji kepada-Ku tidak akan meminta selain itu."

Dan Rabb Memaafkannya karena laki-laki ini melihat sesuatu yang tiada kemampuan bagi dirinya untuk bersikap sabar terhadapnya. Selanjutnya Allah mendekatkan laki-laki ke pohon itu yang apabilaia telah berada di dekatnya, ia mendengar dari dalamnya suara para ahli surga, lalu laki-laki itu berkata, "Ya Allah masukkan aku ke dalamnya." ALLAH berfirman, "Wahai anak Adam mengapa aku tidak kabulkan permintaanmu, sukakah kamu jika aku berikan kepadamu dunia dan yang semisalnya?"
Laki-laki itu berkata, "Ya Allah apakah engkau mengolok-olok aku sedangkan Engkau adalah RABB semesta alam."

Ibnu Mas'ud tertawa saat menyampaikan Hadist ini dan berkata, "Tidakkah kalian bertanya kepadaku mengapa aku tertawa?" mereka bertanya, "kenapa engkau tertawa?" Ibnu Mas'ud menjawab, "Rasulullah pun tertawa, kemudian mereka bertanya kenapa Rasulullah tertawa?" Ibnu Mas;ud menjawab, " karena rabb semesta alam tertawa."

Kemudian Laki-laki tadi berkata, "Apakah Engkau mengolok-olok aku sedanfkan eEngkau RABB semesta alam." Allah berfirman, " Sesungguhnya ku tidak bermaksud mengolok-olok, melainkan aku berkuasa terhadap apa yang aku kehendaki."
(Diketengahkan oleh muslim melalui Ibnu Mas'ud, dan Bukhari serta Tirmizi telah mempertengahkan pula.)


Related Articles/Artikel Terkait



0 komentar:

Post a Comment