4 Apr 2010

Radio Panggil

Sejarah Radio Panggil

Sejarah radio panggil di Amerika dimulai tahun 1920-an, yang ketika itu penggunaannya dibatasi untuk perwakilan-perwakilan pemerintah,departemen kepolisian,dan para pejabat militer.Pemancar berdaya besar digunakan untuk memencarkan pesan suara satu arah.karena belum menggunakan sistem pengalamatan, maka semua radio panggil yang terkait dengan sistem itu akan menerima pesan yang sama.

Di tahun 1977, perusahaan peralatan telekomunikasi 'motorola' memperkenalkan radio panggil yang dinamai 'motorola pegeboy'.Walaupun setiap pesawat telah memiliki alamat sendiri-sendiri (nomor khusus) dengan nada panggil bersuara, tidak ada petunjuk peragaan (tulisan) maupun pesan yang menyertainya kemudian.Di awal tahun 1980-an, barulah dikembangkan standar baru yang mencakup penyandian digital,peragaan nomor dilayar,dan paduan antara huruf dan nomor (alphanumeric).

Di tahun 1981,barulah diperkenalkan sebuah standar protokol radio panggil kecepatan tinggi yang berlaku secara internasional,yang disebut Post Office Code Standardization Advisory Group (POCSAG).Protokol POSCAG yang dikembangkan oleh konsorsium rekayasawan dari seluruh dunia ini masih digunakan sampai sekarang,dan telah diadopsi oleh para operator radio panggil.POCSAG menangani tiga macam laju kecepatan bit data,yakni 512, 1200 dan 2400 bit per detikatau per sekon (bps) dan dapat menangani pengalamatan sampai sejumlah 221 juta radio panggil.

Tahun 1993, motorola mengembangkan standar radio panggil yang lebih baru,dinamai'FLEX', yang dapat menangani lebih dari satu miliar alamat ( lima kali kapasitas POSCAG 1200). Banyak operator radio panggil di Amerika Utara,Eropa,Timur Tengah dan Asia yang menggunakannya.Dua standar FLEX lainnya kemudian muncul, masing-masing disebut 'ReFLEX' dan 'InFLEXion'. rEFLEX menambahkan kemampuan pesan dua arah pada protokol FLEX, InFLEXion yang dibangun dari protokol ReFLEX mencakup pula layanan percakapan.

Macam Radio Panggil
Berdasarkan pada kemampuannya,ada bermacam-macam radio panggil, diantaranya adalah sebagai berikut :

1.Radio panggil hanya dengan nada panggil. Radio panggil jenis ini hanya menerima nada panggil saja sebagai usaha untuk memperingatkan penggunanya agar segera menghubungi pemanggilnya.Nada yang berbeda berarti orang yang berbeda yang ingin menghubunginya.Waktu yang dipakai untuk hubungan udara bagi sistem yang hanya menggunakan nada pamggil ini jelas pendek,sehingga meminimumkan kepadatan frekuensi radio.

2.Radio panggil numerik.Jenis ini merupakan radio panggil yang paling populer.Ia menerima dan menguraikan pesan nada peringatan, yang diikuti dengan nomor telepon pemanggil yang mengharapkan pengguna radio panggil untuk menghubunginya.Peraga numerik digunakan untuk memunculkan nomor telepon pemanggil.

3.Radio panggil alfanumerik.Jenis ini menerima pesan naskah, baik dalam bentuk angka maupun huruf, dengan ataupun tanpa nomor telepon pengirim.Untuk mewujudkannya tentu saja dibutuhkan memori yang lebih besar dan layar peraga yang lebih lebar.Corak layanan tambahan seperti surat elektronik,faksimile,pemberitaan,dan layanan informasi lainnya dapat juga diterima dengan pesawat jenis ini.

4.Radio panggil dua arah.Radio panggil jenis ini mewakili teknologi radio panggil paling baru, yang memanfaatkan pertumbuhan besar Personal Communication System(PCS).Pengguna radio panggil jenis ini dapat menjawab secara langsung berita alfanumerik yang diterimanya.Pita frekuensi 900 MHz yang dilelang seluruhnya oelh FCC di tahun 1995 digunakan olehnya.Contoh radio panggil jenis ini misalnya adalah Page Writer buatan motorola,berisi papan ketik alfanumerik mini yang dapat dilipat dan dibuka,dan layar peraga yang dapat digunakan untuk menjawab maupun mengirim pesan.Pesannya tinggal diketik begitu saja dan dikirim ke operator, dapat disimpan pula untuk dibaca atau diperiksa lagi.

Kelebihan :

Kelebihan pemakaian radio panggil dibandingkan dengan telepon seluler adalah karena sistemnya yang satu arah sehingga lokasinya tidak dapat ditetapkan.

Kekurangan :
Kerugian pemakaian radio panggil adalah pesan dari setiap pengirim dengan radio panggil dapat ditangkap oleh jaringan radio panggil lainnya jika menggunakan layanan nasional sehingga pesan yang terkirim dapat dideteksi oleh para agen kriminal atau hukum yang tidak diinginkan.


Related Articles/Artikel Terkait



0 komentar:

Post a Comment